Sabtu, 14 Juni 2014

Latar Belakang Diklat Kepemimpinan Tingkat III


Dalam sistem manajemen kepegawaian, ppejabat struktural eselon III memainkan peranan yang sangat menentukan dalam menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program-program dan memimpin bawahan dan seluruh stakeholders strategis untuk melaksanakan program-program tersebut secara efektif dan efesien. Tugas ini menuntutnya memiliki kemampuan kepemimpinan taktikal yaitu kemampuan dalam menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program instansi dan kemampuan mempengaruhi pejabat struktural dan fungsional di bawahnya termasuk stakeholders lainnya untuk melaksanakan program-program tersebut.

Untuk dapat membentuk sosok pejabat struktural eselon III seperti tersebut di atas, penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat III yang tuuannya sebatas membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan menjadi pemimpin taktikal dinilai tidak cukup. Diperlukan sebuah penyelenggaraan Diklatpim yang inovatif, yaiti Diklat yang memungkinkan peserta mampu enerapkan kompetensi yang telah dimilikinya.

Dalam penyelenggaraan Diklatpim III seperti ini, peserta dituntut untuk menunjukkan kinarjanya dalam merancang suatu perubahan di unit kerjanya, memimpin perubahan tersebut hingga menimbulkan hasil yang signifikan. Kemampuan memimpin perubahan inilah yang kemudian menentukan keberhasilan peserta tersebut dalam memperoleh kompetensi yang ingin dibangun dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat III. Dengan demikian, pembaharuan Diklatpim Tingkat III ini diharapkan dapat menghasilkan alumnii yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menunjukkan kinerjanya dalam memimpin perubahan.

0 komentar:

Posting Komentar